Minggu, 17 November 2013
Sekeping Kata Kahlil Gibran
Kenangan pedih yang mengepak seperti sayap-sayap tak terlihat disekitarku.
Mengering air matanya dan tak ingat lagi pada senyumnya.
Nada indah di bibir hidup, rahasia hening di dada bumi.
Duka cita yang hening..
_Kahlil Gibran_
Mengering air matanya dan tak ingat lagi pada senyumnya.
Nada indah di bibir hidup, rahasia hening di dada bumi.
Duka cita yang hening..
_Kahlil Gibran_
Siklus
Kita semua berada dalam siklus, kita tumbuh lalu diam, tapi bukan untuk berhenti, melainkan istirahat sejenak untuk melanjutkan perjalanan kita yang lebih, lebih dan lebih jauh..
Langganan:
Postingan (Atom)
